Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Modul 2.3.a.10. Rancangan aksi Nyata Praktik Coaching di Sekolah - Program Guru Penggerak

Gambar
Modul 2.3.a.10. Rancangan Aksi Nyata   Praktik Coaching di Sekolah   Judul Modul       : Modul 2,3,a,9. Koneksi Antar Materi Nama Peserta     : Riya Afrida - Angkatan 2 - Kabupaten Pesawaran   https://youtu.be/fj9takdt6Uw
Gambar
Modul 2.3.a.4.3. Forum Diskusi - Eksplorasi Konsep - Coaching  Pada postingan ini CGP diminta untuk menjawab 4 (empat) pertanyaan berkaitan dengan teknik coaching. Pertanyaan ini dimaksudkan agar CGP mampu menganalisa setiap proses coaching dan mengeksplorasi teknik yang digunakan dalam coaching.
Gambar
Modul 2.3.a.7. Praktik Coaching Riya Afrida-CGP Angkatan 2-Kabupaten Pesawaran-SMPN 18 Pesawaran
Gambar
Modul 2.2.a.10. Aksi Nyata   Pembelajaran Berdiferensiasi dan Kompetensi Sosial Emosional  

Resep Manggo Jelly Milk

Gambar
Mumpung masih musim mangga, yuks kita buat "MANGGO JELLY MILK" 😍 Cara buat Manggo Jelly Milk ini mudah sekali, yang diperlukan bahan2 dan cara membuatnya langsung simak dibawah ini; 1. Mangga 3kg, kalau mau enak pakai mangga gedong atau harum manis ya, tapi pada dasarnya semua mangga bisa digunakan. Setengahnya diblender, kasih gula sedikit dan air, setengahnya dipotong dadu, tiriskan 2. Masak nutrijell rasa mangga sesuai instruksi dibungkus, dinginkan, lalu potong2 dadu. 3. Campur mangga yg sdh diblender dengan 1L susu fullcream kotak (kalo duoRR suka pake greenfield atau ultra milk) aduk2 hingga tercampur semua. 4. Masukkan nutrijell dan mangga yg sudah dipotong dadu, aduk rata. Taraaa, manggo jelly milk siap dimasukkan ke wadah botol2 plastik, biar praktis kalo duoRR mau minum 😍 Catatan; Botol2 plastik seperti itu bisa dibeli di toko2 yang menjual bahan makanan, harganya kurleb 1000., rupiah perbotol

Modul 1.4 - Aksi Nyata Budaya Positif

Gambar
Aksi Nyata - Budaya Positif CGP Angkatan 2 Kabupaten Pesawaran Riya Afrida SMPN 18 Pesawaran Aksi Nyata Modul 1.4 - Budaya Positif Latar Belakang Tujuan pendidikan menurut KHD adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.  Dalam proses menuntun, anak diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi bakat dan minatnya sebagai individu yang unik sesuai dengan potensi yang mereka miliki.  Pernyataan KHD tentang tujuan pendidikan mengisyaratkan bahwa sebagai guru perlu membangun komunitas di sekolah untuk mempersiapkan siswa di masa depan agar menjadi manusia berdaya tidak hanya untuk pribadi tapi berdampak pada masyarakat.  Adapun karakter yang diharapkan menjadi manusia dan anggota masyarakat untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan adalah seperti yang tercantum dalam profil pelajar Pancasila. Semenjak adanya pandemi covid19, terjadi perub...

Kesepakatan Kelas

Gambar
Modul 1.4.a.7 Demonstrasi Konstektual -Budaya  Positif- Riya Afrida, CGP Kabupaten Pesawaran Guru adalah Pengajar suatu ilmu. Umumnya guru merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi.  Selain mengajar, mendidik, membimbing, menilai, mengevaluasi materi dan pengetahuan yang telah diberikan, guru juga memiliki peran lain yang tak kalah penting. Yaitu menanamkan budi pekerti, akhlaq yang baik dan pembentukan karakter kepada siswanya.  Karena itulah, guru harus memiliki dan menguasai berbagai macam kompetensi untuk mendukung profesionalitasnya. Guru juga harus mempunyai kemampuan dalam pengelolaan kelas, karena selain mengajar sebagian guru juga memiliki tugas tambahan sebagai wali kelas. Sebagai wali kelas tentunya guru bertanggung jawab menciptakan kondisi dan lingkungan yang kondusif atas dinamika pembelajaran di kelas tertentu sehingga proses KBM berjalan dengan baik.  Wali kelas memi...

Modul 1.4.a.6. Refleksi Terbimbing - Budaya Positif

Pertanyaan Refleksi; 1. Kekuatan yang saya miliki dalam menerapkan budaya positif di sekolah adalah motivator, komunikasi yang santun (sikap dan cara berbicara dengan ssiwa dan unsur sekolah lainnya), kesadaran dalam diri untuk mengembangkan diri dan sekolah . Sedangkan kelemahan yang saya miliki dalam menerapkan budaya positif di sekolah adalah sering inkonsisten dalam bertindak dan memiliki jiwa leadership yang lemah. 2. Perubahan yang akan saya lakukan untuk menerapkan budaya positif disekolah tentunya akan saya  mulai dengan melakukan perubahan pada diri saya sendiri. Saya akan mengubah paradigma berfikir kuno saya menjadi sesuatu yang positif. Dan saya akan berkomitmen serta konsisten atas apa yang akan saya lakukan dalam menerapkan budaya positif yang akan saya lakukan. Kemudian selanjutnya saya akan berdiskusi dengan pemangku kebijakan dan pemilik kepentingan disekolah agar mendukung dan satu frekuensi dengan pemikiran saya dalam menerapkan budaya positif di sekolah (kepala ...

Koneksi Antar Materi - Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak

                         Nilai dan Peran Guru Penggerak Guru penggerak ad alah pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistik sesuai Degnan koodrat alam dan kodrat zaman yang ada pada diri mereka. Guru penggerak juga harus mampu secara aktif dan proaktif mengembangkan pendidik lainnya (rekan sejawat) untuk mengimplementasikan pemikiran-pemikiran Ki Hadjar Dewantara yang berpusat pada murid. Guru penggerak harus mampu menjadi agen perubahan dan teladan yang baik dalam pendidikan untuk mewujudkan "merdeka belajar". Nilai dan peran guru penggerak merupakan dua hal yang seharusnya sudah melekat, dimiliki dan ada pada diri seseorang yang menjadikan dirinya sebagai seorang pendidik. Sudah sepatutnya, seorang guru mampu menuntun muridnya untuk bisa mewujudkan tujuan pembelajaran dan menjadikan muridnya menjadi pribadi yang dapat memiliki karakter atau profil pelajar Pancasila. ...

Aksi Nyata - Penerapan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara di Kelas dan Sekolah

Gambar
Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Mengenai Pendidikan dan Pengajaran Menurut Ki Hadjar Dewantara, pendidikan ( opvoeding ) dan pengajaran ( onderwijs ) merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas- luasnya. Pendidikan adalah tempat persemaian benih- benih kebudayaan dalam masyarakat. Ki Hadjar Dewantara memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab, maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya nilai- nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan. KHD menjelaskan bahwa tujuan pendidikan yaitu: "menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh sebab itu, pendidik itu hanya dapat  menuntun tumbuh atau hidupnya kekuata...