Modul 1.4 - Aksi Nyata Budaya Positif

Aksi Nyata - Budaya Positif


CGP Angkatan 2 Kabupaten Pesawaran
Riya Afrida
SMPN 18 Pesawaran
Aksi Nyata Modul 1.4 - Budaya Positif


Latar Belakang

Tujuan pendidikan menurut KHD adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Dalam proses menuntun, anak diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi bakat dan minatnya sebagai individu yang unik sesuai dengan potensi yang mereka miliki. 

Pernyataan KHD tentang tujuan pendidikan mengisyaratkan bahwa sebagai guru perlu membangun komunitas di sekolah untuk mempersiapkan siswa di masa depan agar menjadi manusia berdaya tidak hanya untuk pribadi tapi berdampak pada masyarakat. Adapun karakter yang diharapkan menjadi manusia dan anggota masyarakat untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan adalah seperti yang tercantum dalam profil pelajar Pancasila.

Semenjak adanya pandemi covid19, terjadi perubahan pada pola pembelajaran yang dilakukan di sekolah. Yang mana tadinya pembelajaran dilakukan secara tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui internet. Walaupun ada sebagian kecil sekolah yang melakukan pembelajaran blended learning mengingat pola pembelajaran yang diterapkan di sekolah harus mempertimbangkan dan melihat zona wilayah penyebaran virus corona di daerah masing-masing yang bertujuan untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona terutama pada anak-anak.

SMPN 18 Pesawaran menerapkan pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau yang dikenal juga dengan istilah daring dalam KBM selama masa pandemi ini. Dengan adanya pembelajaran daring yang masih terbilang baru untuk guru dan siswa, kami (guru dan siswa) sama-sama belajar untuk memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Guru sebagai ujung tombak pendidikan berusaha menerapkan PJJ melalui media grup whatsapp, google classroom, zoom cloud meeting, dan aplikasi belajar online lainnya.

Namun tampaknya kegiatan PJJ belum berjalan sesuai harapan. Masih ditemui kendala dan rintangan dalam proses pelaksanaannya. Kendala tidak hanya terjadi pada guru, namun juga terjadi pada siswa, seperti masalah habisnya paket data dan sulitnya jaringan sinyal, siswa tidak memiliki HP android, dan siswa yang enggan mengumpulkan tugas tepat waktu sesuai dengan kesepakatan dengan berbagai macam alasan pembenaran. Bahkan akhir-akhir ini sering ditemui siswa yang mulai menunjukkan prilaku kurang pantas dalam berkomunikasi. 

Tujuan

Tujuan dari aksi nyata yang CGP lakukan adalah untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, mendukung dan menunjukkan keperdulian kepada siswa secara mental dan emosional agar menjaga siswa tetap terlibat dan termotivasi untuk belajar selama melakukan PJJ, serta memberikan umpan balik terhadap bukti atau produk aktivitas belajar di rumah.

Tolak Ukur
  • Adanya kesepakatan kelas yang disepakati
  • Tingkat kedisiplinan siswa dan motivasi dalam mengikuti PJJ
  • Absensi harian siswa
  • Dokumentasi kegiatan dan hasil belajar siswa dirumah
  • Komunikasi yang aktif dan baik dari siswa
Linimasa atau Alur Tindakan

  • Guru menjadwalkan diskusi membuat kesepakatan kelas
  • Guru melakukan pertemuan virtual melalui zoom cloud meeting dengan siswa mendiskusikan kesepakatan kelas
  • Seluruh siswa dipersilahkan mengungkapkan ide-ide dan harapan terhadap kelas impian mereka
  • Semua ide ditampung dan dipilih yang memiliki kesamaan kemudian disepakati menjadi kesepakatan kelas
  • Kesepakatan kelas dishare ke seluruh siswa dan dijadikan poto frofil WA grup kelas untuk PJJ

Hasil kesepakatan Kelas

  • Menggunakan bahasa yang sopan dan santun dalam berkomunikasi di grup Whatsap dan dalam pembelajaran PJJ
  • Memberi salam ketika ingin bertanya dan mengucapkan terimakasih jika menerima informasi ataupun bantuan
  • Mengikuti PJJ tepat waktu dan jika berhalangan ikut PJJ segera melapor kepada guru via WA
  • Mengerjakan dan mengirim tugas tepat waktu
  • Setiap Jum'at mengirim VN melaksanakan literasi bebas

Refleksi

Dalam membuat kesepakatan kelas, pastikan semua siswa terlibat didalamnya. Semua siswa mengambil perannya masing-masing dan menggunakan haknya untuk menyampaikan pendapatnya tentang impian terhadap kelasnya serta suasana pembelajaran yang ada didalamnya

Kesepakatan kelas bukan hanya tentang mengajak murid menuliskan janji-janji bersama lalu menguploadnya, tetapi lebih dari itu kesepakatan kelas berfungsi sebagai media komunikasi untuk mengembalikan peran murid sebagai subjek pendidikan.

Dukungan Yang Diperlukan

Orang tua atau wali murid pasti memainkan peranan yang cukup besar dalam membantu siswa berhasil dalam pembelajaran jarak jauh. Namun perlu diingat, bagaimanapun, bahwa orangtua bukan guru terlatih dan diminta untuk mengambil tugas yang menantang, sementara mereka juga berurusan dengan tugas dan tuntutan lain di rumah. Mereka akan membutuhkan banyak bimbingan dan motivasi serta dorongan dari guru. Karena itu saya menerapkan pola komunikasi dan memberikan umpan balik yang baik kepada orang tua dengan membuat grup watshapp khusus yang isinya orang tua siswa untuk berkomunikasi dengan mereka.

Dukungan dari kepala sekolah selaku stakeholder disekolah merupakan hal yang harus selalu dilaksanakan dalam PJJ ini. Kepala sekolah berhak tau materi atau konten yang saya ajarkan kepada siswa dalam PJJ, kemudian saya selaraskan dan saya selalu berkoordinasi dengan pimpinan.

Saya juga memerlukan dukungan dari rekan sejawat di sekolah. Komunikasi dengan rekan sejawat untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas kendala yang saya hadapi dalam melaksanakan PJJ sangat berarti untuk saya dalam melakukan PJJ di situasi pandemi seperti sekarang ini.

Hasil Yang Diperoleh

1. Faktor Pendukung Pelaksanaan PJJ

  • Persiapan perencanaan yang matang dalam melaksanakan PJJ oleh guru
  • Dukungan dari orang tua siswa kepada guru
  • Guru menguasai beberapa macam aplikasi pembelajaran untuk menarik minat siswa dalam PJJ
  • Dukungan dari kepala sekolah dan rekan guru yang aktif berdiskusi mencari akar masalah dan solusi untuk mengatasi hambatan yang terjadi pada saat melaksanakan PJJ
  • Rekan sejawat yang mau djajak berkolaborasi
2. faktor Penghambat Pelaksanaan PJJ
  • Semangat belajar siswa yang menurun
  • Jaringan internet yang sering terputus dan sinyal internet yang tidak stabil
  • Kuota habis
  • Siswa sering menunda-nunda pekerjaan dan pengumpulan tugas
  • Menurunnya sopan santun dan penggunaan bahasa yang baik oleh siswa dalam berkomunikasi dengan guru ataupun teman-temannya
Rencana Perbaikan Mendatang
  • Konsisten dan komitmen dalam menerapkan kesepakatan kelas dan budaya positif yang ada di sekolah
  • Membuka komunikasi yang lebih aktif lagi dengan siswa dan orang tua siswa
  • Belajar menggunakan berbagai macam aplikasi yang mendukung pembelajaran jarak jauh
  • Memperpanjang tenggat waktu (deadline) pengumpulan tugas agar siswa tidak tergesa-gesa dan fokus dalam mengerjakan tugas
  • Lebih variatif dalam memberikan tugas daring
Dokumentasi Aksi Nyata

Siswa sedang mengerjakan tugas daring di rumah






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resep Manggo Jelly Milk