Modul 1.4.a.6. Refleksi Terbimbing - Budaya Positif

Pertanyaan Refleksi;

1. Kekuatan yang saya miliki dalam menerapkan budaya positif di sekolah adalah motivator, komunikasi yang santun (sikap dan cara berbicara dengan ssiwa dan unsur sekolah lainnya), kesadaran dalam diri untuk mengembangkan diri dan sekolah . Sedangkan kelemahan yang saya miliki dalam menerapkan budaya positif di sekolah adalah sering inkonsisten dalam bertindak dan memiliki jiwa leadership yang lemah.

2. Perubahan yang akan saya lakukan untuk menerapkan budaya positif disekolah tentunya akan saya mulai dengan melakukan perubahan pada diri saya sendiri. Saya akan mengubah paradigma berfikir kuno saya menjadi sesuatu yang positif. Dan saya akan berkomitmen serta konsisten atas apa yang akan saya lakukan dalam menerapkan budaya positif yang akan saya lakukan. Kemudian selanjutnya saya akan berdiskusi dengan pemangku kebijakan dan pemilik kepentingan disekolah agar mendukung dan satu frekuensi dengan pemikiran saya dalam menerapkan budaya positif di sekolah (kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan dan tentunya rekan sejawat). Dan tentunya saya harus menjadi teladan baik untuk menjadi role model atas apa yang akan saya terapkan nanti di sekolah.

3. Langkah pertama yang ingin saya lakukan untuk menerapkan budaya positif di sekolah/kelas adalah;

a) membuat pernyataan tujuan menerapkan budaya positif di kelas; b) melibatkan seleruh murid; c) menyusun prilaku budaya positif yang diharapkan bersama murid; d) membuat kesepakatan dan konsisten terhadap prilaku budaya posistif yang diharapkan; e) melakukan refleksi dan evaluasi rutin; f) memastikan konskuensi dijalankan oleh semua pihak yang terlibat.

4. Yang dapat saya libatkan dalam perancangan dan pembentukan budaya positif di sekolah adalah;

a) murid; b) rekan sejawat; c) kepala sekolah; d) komite sekolah/orang tua/wali murid; e) dinas pendidikan kabupaten


Komentar

Postingan populer dari blog ini